Akhir Pekan, Mari Menata Kamar Tidur Agar Nyaman dan Ideal

Editor: tabloidnova.com / tabloidnova.com
Sabtu, 31 Januari 2015
Foto :

Tips Griya

"Foto: Mike Eng Naftali / NOVA "

Griya 1

"Pada area kamar tidur yang terbatas, mobilitas penghuni harus tetap diperhitungkan agar tetap memudahkan penghuni. Selain itu, pemilihan gaya desain pun akan lebih baik apabila serasi dan seimbang.(Foto: Eng Naftali / NOVA) "

Berfungsi sebagai area istirahat dan regenerasi pikiran serta sel-sel tubuh, kamar tidur menjalankan fungsi vitalnya setiap malam hari. Selama enam hingga sepuluh jam usai beraktivitas, di sinilah setiap pemilik hunian menghabiskan waktu hingga siap menyongsong hari baru keesokan hari.

Mengingat fungsinya yang begitu penting, yaitu sebagai kunci kesegaran tubuh dan pikiran saat beraktivitas seharian, area kamar tentu tak bisa dianggap sembarangan. Sayangnya, sebagian besar penghuni lebih mengutamakan kenyamanan dan keindahan area publik seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan taman, ketimbang area privat yang dinilai "tak terlihat".

Selain itu, hambatan memoles kamar tidur juga terbentur oleh sempitnya lahan yang membuat eksplorasi penataan semakin terbatas. Tak heran, mengingat tempat tidur yang merupakan elemen utama ruangan ini, umumnya memiliki ukuran yang cukup besar dan menyita sebagian besar lahan kamar.

Nah, mumpung akhir pekan, mari menata kamar tidur agar nyaman dan ideal! 

Kamar Tidur untuk Mengisi Energi

Seperti meja makan di area makan, ranjang adalah "bintang utama" di kamar tidur Anda. Apabila ranjang dan kasur tidak memiliki kenyamanan yang diperlukan, maka akan berpengaruh pada energi dan vitalitas Anda keesokan harinya. Artinya, elemen dekorasi adalah prioritas kedua yang bisa di kesampingkan oleh ranjang yang berkualitas.

Sebelum memilih ranjang yang akan diletakkan di kamar, ukur terlebih dahulu luas kamar Anda. Tak perlu memaksakan memilih ranjang yang terbesar apabila luas area kamar terbatas, karena akan menghambat mobilitas penghuni sehingga mengurangi kenyamanan. Setelah ukuran ranjang diketahui, pilih material untuk seprai serta pengisi matras, guling, dan bantal yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Itulah elemen wajib di tempat tidur, sementara elemen dekoratif lain seperti headboard, cushion, throw, dan lainnya, hanyalah penyempurna yang sebaiknya ditambahkan setelah seluruh isi vital di kamar terpenuhi.

Merapikan Tempat Penyimpanan

Kerapian kamar tidur sebenarnya bersumber pada ruang-ruang penyimpanan alias storage yang terencana. Bukan hanya lemari, side table, atau nakas yang memiliki bentuk sesuai selera Anda, tapi juga memenuhi fungsi yang dibutuhkan.

Caranya, mulailah dengan mencatat barang apa saja yang akan disimpan di kamar tidur. Misalnya, koleksi CD, buku, tas, kosmetik, obat-obatan, hingga pakaian. Berapa banyak Anda membutuhkan penyimpanan gantung, laci, atau kotak lemari. Ini akan sangat membantu di kemudian hari, misalnya bila pakaian Anda dan pasangan lebih banyak yang disimpan dengan cara digantung, maka pilih lemari yang memiliki area gantungan lebih banyak.

Setelah itu, simpan masing-masing barang pada area penyimpanannya, sesuai dengan kuantitas penggunaan. Barang yang jarang dipakai, misalnya seprai pengganti, bisa ditaruh di storage paling atas yang sulit dijangkau. Pilihan terbaik memang membuat sendiri furnitur yang sesuai dengan keperluan, alias custom. Dengan demikian, Anda dapat menentukan ukuran yang pas dengan luas kamar, bahkan bisa dibuat yang berbentuk build in, sehingga lebih hemat lahan dan tetap proporsional secara estetika.

Pengaturan Cahaya

Kekuatan pencahayaan tak bisa disangkal sangat memengaruhi kenyamanan kamar. Namun, cahaya alami berupa jendela tentu sudah merupakan bawaan struktur bangunan dan sulit diakali lagi.

Akan tetapi, dengan mengakali jenis lighting setiap sudut sesuai kebutuhan, maka kamar nyaman laiknya hotel pun bisa didapatkan. Apabila sebelumnya kamar tidur hanya dilengkapi satu lampu gantung saja, sebenarnya pengaturan lampu di kamar yang cukup luas dapat "memainkan" nuansanya.

Para ahli pencahayaan ruangan mengatakan, lone central-light alias satu lampu gantung di tengah ruangan hanya bisa efektif pada ruangan sempit yang tak memiliki banyak fungsi khusus.

Sementara itu, kamar yang digunakan untuk berbagai keperluan tentu memiliki kebutuhan akan cahaya yang berbeda pula.

Pertama, gambar sketsa sederhana kamar Anda beserta keterangan apa saja yang biasa Anda lakukan di lokasi tersebut. Contohnya, di salah satu sudut disimpan meja rias yang membutuhkan pencahayaan tinggi untuk menyempurnakan riasan Anda. Lalu, di sudut satunya, ada sebuah sofa untuk membaca yang membutuhkan sebuah lampu tempel atau lampu berdiri dengan cahaya temaram yang nyaman. Beda lagi, pencahayaan di kanan dan kiri tempat tidur yang dapat menunjang kenyamanan tidur Anda.

Sentuhan Terakhir

Tempat tidur, kotak penyimpanan, dan pencahayaan merupakan elemen penting untuk menunjang kenyamanan dan kualitas istirahat Anda di zona pribadi ini. Setelah itu, masih ada juga yang bisa Anda lakukan sebagai sentuhan terakhir penyempurna saat menata kamar tidur yang nyaman. Istilahnya, bila tiga elemen utama berfungsi untuk kenyamanan, maka aksesori penyempurna ini berperan untuk menggambarkan sisi personal Anda.

Pasalnya, tak hanya pemilihan aksesori, cara penataan dan peletakan pun pasti terpengaruh oleh selera dan preferensi pemiliknya.

Meski demikian, elemen-elemen dekoratif alias aksesori ini memang semestinya berada di daftar urutan terakhir mengingat tingkat kebutuhan yang tak terlalu tinggi dan harga yang lebih fleksibel alias tak dapat dipastikan. Maka tak heran, bujet untuk dekorasi inilah yang sering melebihi perencanaan.

Aksesori kamar seperti meja rias, single sofa, karpet, pigura, dan pajangan-pajangan lainnya, sebaiknya memiliki satu benang merah sebagai tema. Tujuannya tentu untuk mengutamakan harmoni dan kepaduan estetika di hunian.

Lebihkan 10% Bujet

Kendala lain dalam mewujudkan kamar tidur ideal adalah bujet. Menghitung dan merencanakan pengeluaran dengan detail serta menjaga kedisiplinan saat menjalankannya merupakan kunci agar upaya menata kamar tidur nyaman idaman tidak berujung menguras kantong.

Menyusun bujet yang ideal, bukanlah dengan meminimalkan semua angka pengeluaran yang akan diperlukan. Idealnya, setiap akan melakukan penataan, renovasi, bahkan saat akan memulai pembangunan, kisaran bujet justru dilebihkan sebesar 10 persen. Hal ini dikemukakan oleh Mary Gilliatt, penulis buku Bedrooms: Creating and Decorating The Room of Your Dreams.

Pasalnya, kalau pun setiap dana sudah disurvei dan sudah memiliki besaran jumlah yang pasti, pada praktiknya akan selalu ada pengeluaran lebih yang tak diperkirakan sebelumnya. Dengan melebihkan sebesar 10 persen jumlah dana yang direncanakan, maka daftar barang yang perlu dibeli akan lebih terseleksi sesuai bujet yang dimiliki, sejak awal perencanaan.

Penyeleksian ini tentu harus dilakukan berdasarkan prioritas. Misalnya, Anda menginginkan sebuah tempat tidur yang sangat nyaman dan tahan lama, tapi juga ingin membeli elemen dekorasi berupa rak-rak unik untuk ditempatkan di sudut ruangan. Maka, utamakanlah tempat tidur yang bisa dijadikan investasi di awal. Sementara elemen dekorasi lain bisa menyusul di kemudian hari.

Annelis Brilian/dari berbagai sumber

Lokasi: Kediaman Soenaryo, Bukit Pakar, Bandung (Foto Utama), Stevie - G Hotel Bandung, Foto: Eng Naftali/Nova

Penulis : tabloidnova.com

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.