Inspirasi Renovasi Rumah Gaya Shabby Chic Tanpa Biaya Mahal

Editor: tabloidnova.com / tabloidnova.com
Senin, 1 Juni 2015
Foto :

r tamu2-agus

"Foto: Agus Dwianto / NOVA "

kamar anak

"Foto: Agus Dwianto / NOVA "

Tabloidnova.com - Memiliki rumah indah, nyaman, dan sesuai keinginan adalah impian setiap orang. Namun, tak jarang keinginan itu belum tercapai karena berbagai hal, mulai dari desain ruangan yang tidak pas, ruangan yang terbatas, atau berbagai masalah lain. Mau menambah atau mengubah ruangan, terkadang terbentur bujet yang terbatas.

Merenovasi atau makeover rumah sendiri? Bisakah? Ternyata hal ini dilakukan Idah Jubaedah, pengajar decoupage yang sedang tren ini. Idah memilih rumah di Bogor karena dekat dengan mertua. "Selain itu, lingkungan di perumahan juga adem dan sejuk," tutur Idah tentang rumahnya seluas 150 m2.

Ia melakukan renovasi rumah bergaya shabby chic dengan kreativitasnya. Awalnya, luas bangunan hanya 45 m2 bergaya minimalis dengan furnitur serba cokelat. "Dulu, kan, mencari furnitur putih masih susah. Warna furnitur yang standar, ya, warna cokelat. Pokoknya, yang penting rumahnya sudah terisi dulu."

r tamu2-agus

"Foto: Agus Dwianto / NOVA "

kamar anak

"Foto: Agus Dwianto / NOVA "

Untuk menyempurnakan rencana renovasi rumah bergaya shabby chic, pelan-pelan Idah berburu furnitur di Kemang Jakarta, mencari info di internet, mengecat tembok dan furnitur. "Sebenarnya bisa saja mencari kain-kain di Tanah Abang tapi jauh dan lebih gampang mencari di FB dan instagram."

Untuk mengubah atau menambah ruangan Idah menggunakan jasa tukang. Lalu saat memperbaiki sofa dan membuat sarung bantal, Idah menyerahkan pada ahlinya lantaran tak memiliki mesin jahit.

Perubahan besar dilakukan di ruang tengah. Idah mengganti ruang keluarga menjadi taman mungil dan menambah dapur ke samping. "Ruang tamu sekaligus ruang teve, ruang makan, dan taman belakang berada dalam satu ruangan yang memanjang."

Semua perabotan dari rumah lama dicat putih agar lebih kental nuansa shabby chic. Idah juga mengganti nuansa warna di kamar tidur dengan warna kalem, seperti biru di kamar tidur utama agar netral, hitam putih di kamar anak, putih dan bunga-bunga di ruang yang memanjang tadi.

"Furnitur warna cokelat yang diperoleh dari ibu, saya cat putih karena modelnya klasik dan masih bisa dipakai. Meski sempat sayang tapi saya kurang suka warna cokelat. Warna putih membuat ruangan terlihat lebih luas dan bersih. Sementara warna cokelat membuat ruangan bertambah sempit dan kesannya banyak nyamuk."

Ruang teve yang semula ada di belakang menjadi taman dengan bantuan cahaya dari atas meski tak banyak. Taman tersebut ditutup dengan pintu geser dari kaca.  "Tadinya sempat ditanami rumput tapi selalu mati karena panas matahari tidak mengenai ke seluruh tanaman."

Agar tetap berfungsi sebagai taman, Idah menutupi tanah dengan conblock dan rumput sintesis, lalu ditambahkan kursi besi yang biasa dipakai di taman dan beberapa aksesori tambahan. Jadilah taman mungil di dalam rumah. Cantik bukan? Bagaimana, sudah berani mencoba sendiri renovasi rumah bergaya shabby chic?

Noverita K. Waldan

Lokasi: Rumah Idah Jubaedah, Bogor. Foto-foto: Eng Naftali/Nova

Penulis : tabloidnova.com

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.