Cara Mengisi Liburan Puasa Anak Sekolah yang Tak Membosankan

Editor: tabloidnova.com / tabloidnova.com
Senin, 15 Juni 2015
Foto :

TabloidNova.com - Bulan Ramadan tahun ini datang bersamaan dengan momen liburan sekolah. Tentunya, Anda sebagai orangtua harus lebih selektif memilih aktivitas liburan yang tidak menganggu kelancaran ibadah puasa serta tak menguras fisik. Jangan sampai ingin bersenang-senang, Anda malah membuat anak batal berpuasa.

Tapi, aktivitas seperti tidur, menonton televisi, atau bermain games di gadget juga hanya akan membuat anak mudah bosan dan akhirnya malah memikirkan kapan waktu berbuka puasa akan datang. Betul, kan? 

Nah, cara mengisi liburan puasa anak sekolah yang tak membosankan jelas harus diisi oleh kegiatan yang bersifat aktif, serta merangsang sensor motorik dan otak anak agar terus terasah meskipun tengah menikmati masa libur sekolahnya.

Baca: 5 Cara Murah Nikmati Liburan Bersama Anak

Pesantren Kilat 
Program yang selalu hadir mengisi liburan puasa anak sekolah salah satunya adalah pesantren kilat. Biasanya pesantren kilat berlangsung selama 3 sampai 5 hari dengan sejumlah kegiatan untuk mendalami pengetahuan agama serta mengajarkan anak untuk mandiri dan bersosialiasi di luar lingkungan sekolah. 

Mendekorasi ruangan kamar
Biasanya anak suka bila dilibatkan dalam kegiatan yang membuatnya fokus namun tetap terkesan seru, misalnya mendekorasi ruangan kamar tidur atau bermainnya. Ajak anak menentukan terlebih dahulu bagian yang ingin ditata ulang, baru diskusikan konsep interior yang diinginkan, semisal warna ruangan atau detail pajangan dan hiasan dalam ruangan.

Lamanya mendekorasi ruangan kamar tergantung skala perombakan yang Anda inginkan. Jika hanya mengganti wallpaper, mungkin cukup waktu seharian, tapi bila perombakan total atau di sejumlah furnitur, maka Anda akan disibukkan dengan kegiatan menaruh serta menata ulang barang-barang pribadi Anda.

Baca: Ratih Ibrahim: Memasak Bersama Keluarga Adalah Terapi

30dayschallenge
Terapkan permainan #30dayschallenge pada anak. Cara mainnya, Anda memberikan tantangan dan reward berupa hadiah-hadiah kecil bila anak selesai merampungkan tantangan kreatif yang diberikan. Sebagai contoh, tantangan membersihkan rak buku dan menyusunnya dengan rapi sesuai abjad, lalu menghafal kisah-kisah nabi, mewarnai atau menggambar kaligrafi, merapikan kotak dan isi mainannya, dan lain sebagainya.

Memasak bersama
Menyiapkan menu berbuka puasa bersama si Kecil bisa menjadi opsi lain mengisi waktu liburan puasa anak sekolah. Pilihlah jenis makanan sederhana yang bisa dipraktikkan, seperti bolu kukus, es buah, kolak pisang, sayur sop, cookies cokelat, dan lain sebagainya. Jangan lupa memberi tugas sesuai usia dan kemampuan anak seperti mengaduk adonan, memasukkan bahan makanan, menambahkan gula, atau mengukur timbangan bahan makanan.

Baca: Anak Korban Kekerasan Fisik Orangtua, Bisakah Harmonis Kembali?

Menonton bioskop
Tidak ada salahnya mengajak anak pergi ke bioskop untuk menonton film liburan saat puasa, tapi pastikan anak sudah menjalani ibadah dan dalam kondisi fisik yang prima agar tidak menganggu kelancaran puasa.

Pilih film sesuai usia, minat, dan dampingi anak saat menonton untuk memberi penjelasan seputar isi film. Lalu ajarkan anak untuk berkreasi dengan menceritakan kembali rangkuman film yang sudah ditonton tadi untuk melatih daya ingatnya.

Ajak anak berkegiatan sosial
Cara mengisi liburan puasa anak pun bisa dengan berkegiatan sosial. Tidak perlu yang terlalu ribet, cukup libatkan anak dalam beberapa hal yang menyangkut kegiatan sosial, misalnya mengumpulkan barang pribadi yang ingin disumbangkan atau membantu membungkus hadiah atau makanan yang akan diberikan untuk berbuka puasa bersama di panti asuhan.

Ridho Nugroho
FOTO-FOTO: Brightstarkids

Penulis : tabloidnova.com

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.