Psikolog: Orangtua Wajib Tahu Batasan Ketika Mendidik Anak

Editor: tabloidnova.com / tabloidnova.com
Jumat, 15 Mei 2015
Foto :

TabloidNova.com - Masih seputar kasus penelantaran dan dugaan kekerasan fisik yang dialami AD, bocah berusia 8 tahun asal Cibubur, Bekasi, oleh orangtua kandungnya. Sekadar mengingatkan, kenakalan dan sifat tidak disiplin yang disebut-sebut sebagai motif utama AD mendapat perlakuan buruk, diakui Ayoe Sutomo merupakan contoh tindakan yang sangat keliru.

Maka dari itu, orangtua wajib tahu batasan ketika mendidik anak, maupun ketika bermaksud mengajarkan soal kedisplininan.

Psikolog yang juga berprofesi sebagai presenter di sebuah televisi swasta ini berujar, kondisi psikologis kelompok usia anak, remaja, dan dewasa jelas jauh berbeda. Tak heran, dibutuhkan pemahanan dan perlakuan yang berbeda pula. 

"Selalu sadari jika anak bukan orang dewasa mini, jadi jangan pernah menganggap bahwa perilaku atau kebiasaan antara anak-anak dengan dewasa sama. Terpenting adalah pengendalian emosi dan toleransi oleh orangtua. Orangtua juga sebaiknya menanamkan nilai-nilai budi pekerti luhur dan agama kepada anak. Nah, batasan kesalahan adalah jika anak melanggar nilai tersebut," papar Ayoe menjelaskan panjang lebar soal cara mendidik anak yang benar pada TabloidNova.com .

Perlu diketahui, menghukum anak tidak sama pengertiannnya dengan mendislipinkan mereka. Jika ingin menggunakan kata menghukum, maka sangat disarankan untuk melakukannya dengan cara tepat, benar, dan positif tanpa membuat pikiran dan mental anak terguncang secara psikologis. Selain itu, orangtua harus tahu batasan ketika mendidik anak.

"Dampak negatif dari tindakan mendislipinkan yang keliru sangatlah buruk bagi anak. Anak akan mengalami kecemasan karena berada dalam kondisi tertekan dalam jangka waktu yang lama. Fatalnya, anak akan mengalami trauma dan harga diri rendah karena pemenuhan kebutuhan harga diri tidak dipenuhi orangtua akibat disalahkan dan disiksa mentalnya," tambah Ayoe.

Pendampingan dan konseling terhadap orangtua juga sangat diperlukan secara kontinu. Pasalnya, berbagai faktor bisa saja memicu kekerasan terhadap anak, seperti kasus yang dialami oleh AD. Di antaranya adalah kontrol emosi orangtua, serta faktor ekonomi dan sosial yang memicu stres serta ketidakpahaman bagaimana mendidik dan membesarkan anak dengan cara baik dan positif.

Ridho Nugroho
FOTO: Stuff

Penulis : tabloidnova.com

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.