Ashanty Sedih Aurel Selalu Jadi Korban Bully

Editor: Novrina / tabloidnova.com
Senin, 31 Agustus 2015
Foto : Okki Margaretha
Aurel Hermansyah merayakan ulang tahunnya di sebuah club malam, kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Tabloidnova.com - Aurel Hermansyah termasuk salah satu anak pesohor negeri yang memiliki banyak 'follower' di Instagram. Sayangnya, sebagian besar followernya itu adalah 'hater' yang kerap menghina foto apapun yang diunggah Aurel dalam akun Instagramnya. Seperti ibu kandungnya, Krisdayanti (KD), Aurel memilih cuek dengan hinaan yang kerap dialamatkan kepadanya.

"Enggak pernah mikirin kok. Bully atau apa gitu. Mereka (hater) malah lebih memperhatikan kita, jadi terima kasih," kata Aurel santai saat dijumpai tabloidnova.com di LV Club, Kemang Raya, Jakarta Selatan.

Jika Aurel terbilang cuek dengan aksi bully yang dilakukan pengguna media sosial, tidak begitu dengan Ashanty. Ia terang-terangan mengaku geram ketika melihat anak tirinya itu menjadi korban bully oleh netter jahil. "Orang yang mem-bully itu cuma nambah dosa saja, pahala buat kita,  gitu saja," kata Ashanty. "Kadang sedih saja, sih." lanjutnya.

Sampai saat ini, Aurel masih mengalami hal itu. Terlebih, dengan perubahan wajahnya yang jauh lebih cantik ketimbang dulu. Banyak yang menyangka, di usianya yang masih sangat muda, Aurel melakukan operasi plastik dan 'permak' wajah disana-sini.

"Apa sih yang mau dibully dari dia sebenarnya? Dulu dibilang dia operasi plastik nyatanya enggak ada yang dioperasi plastik, enggak ada plastik-plastiknya!" sahut Ashanty kesal. "Kalau aku dioperasi plastik, pasti cantiknya bakal setengah mati," kata Aurel santai.

Jika sebelumnya ada beberapa artis seperti Ruben Onsu, Ayu Ting Ting, dan Prilly Latuconsina yang sudah melaporkan netter jahil, tidak begitu dengan Ashanty.

"Kalau melapor, kalau belum sampai keterlaluan banget sih, enggak," kata Ashanty. Namun, tak dipungkiri jika ada keinginan di hati Ashanty untuk membalas. "Kalau ingin membalas sih iya," celetuk Ashanty jengkel.

"Bunda memang gitu sih. Tapi aku bilang, 'sudah lah, Bun, kalau kita ladenin enggak habis-habis sampai mulut kita berbusa'," kata Aurel menenangkan. "Itu dinamika kita dalam berpendapat. Boleh-boleh saja. Itu bagian dari kita yang mau maju. Masyarakat boleh berpendapat apa saja, yang pastinya asal bertanggung jawab dan enggak boleh sembarangan juga," tambah Anang.

Okki Margaretha/Tabloidnova.com

 

Penulis : Novrina